Langsung ke konten utama

Kantor Pajak Gelar Aksi Donor Darah

Bulukumba, Dalam Rangka Hari Pajak Nasional, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bulukumba Menggelar kegiatan Aksi Donor Darah bekerja Sama dengan PMI ( Palang Merah Indonesia ) Cabang Bulukumba pada Hari Rabu , 11 Juli 2018 bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Pajak Pratama Bulukumba.
Tema dalam kegiatan ini yaitu mewujudkan Indonesia Sadar Pajak.


Menurut Wakil Ketua Bidang Relawan PMI Kabupaten Bulukumba " Andi Arifandi Mus " mengatakan Bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap 6 bulan sekali di kantor pajak, dan alhamdulillah kami kumpulkan pendonor yang memenuhi syarat sebanyak  26 kantong darah. Dari hasil ini akan bisa menutupi penggunaan stok darah yang ada dirumah Sakit.

Pendonor yang hadir lebih dari 30 orang namun yang berhasil mendonorkan darahnya cuman ada 26 orang saja yang memenuhi syarat. Dan kami dari Pihak PMI Kab.Bulukumba mengajak kepada masyarakat bahwa pentingnya donor darah bagi Kesehatan Tubuh kita selain itu kita bisa membantu sesama manusia. Ujar Fandi. ( Ahf .PMI )



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Korban Meninggal Dunia di Palu - Donggala 832 Jiwa

Jakarta - Korban meninggal dunia di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), akibat gempa serta tsunami mencapai 832 orang. Data terbaru itu didapat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "(Sebanyak) 832 orang meninggal dunia," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat konferensi pers di kantornya, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Minggu (30/9/2018). Sutopo menyebut jumlah itu terdiri dari 821 orang di Palu dan 11 orang di Donggala. Dia menyebut, meskipun jalur komunikasi masih terputus di Donggala, tetapi ada laporan yang didapat sehingga diketahui informasi mengenai korban meninggal dunia di Donggala itu. Baca juga: Potret Korban Luka-luka di RS Bhayangkara Palu "Korban meninggal dunia disebabkan oleh 2 hal yaitu tertimpa bangunan kemudian juga diterjang tsunami," ucap Sutopo. Dia mengatakan para korban meninggal dunia itu segera dimakamkan secara layak. Sutopo mengaku informasi paling teranyar sejauh ...